Kawasan kuliner Pantai LLBK merupakan destinasi wisata alam dan juga wisata kuliner dengan pemandangan alam yang indah, ditambah lagi dengan adanya bangunan dengan arsitektur khas NTT yang digunakan sebagai area kuliner yang menjajakan berbagai kuliner lokal dan terdapat bangunan yang berdiri dari jaman Belanda yang sering di sebut kawasan Kota tua yang tertata rapi dan indah yang sering dijadikan lokasi pemotretan bagi pasangan prewedding maupun wisatawan umum. Destinasi ini merupakan destinasi keluarga karena pengunjung dapat menikmati sunset, berwisata kuliner, sedangkan anak-anak dapat melakukan aktivitas bermain pasir, serta terdapat berbagia permainan anak. Lokasi ini juga sering dijadikan lokasi mancing bagi para penggemar mancing. Terdapat berbagai event yang pernah diselenggarakan di lokasi ini yaitu Sail Indonesia (terakhir tahun 2018) merupakan Rally Yachts start dari Darwin masuk ke Indonesia melalui entry point Kota Kupang untuk pengurusan dokumen CIQP, mereka berlabuh di Pantai LLBK dan menikmati berbagai kuliner dan berbelanja aneka kerajinan tenun dan aksesoris tenun NTT secara tidak langsung berdampak bagi pelaku UMKM Kota Kupang. Festival Sepe (tahun 2021) merupakan Festival kesenian daerah di dalamnya terdapat lomba tenun Sepe yang menjadi cikal bakal tenun Sepe menjadi ikon Kota Kupang dan motif sepe telah dipatenkan HAKI. Tournament 8 ball (terakhir tahun 2018) merupakan tournament persahabatan pertandingan billyar antara kontingen Darwin vs Kota Kupang berlokasi di Resto 999 yang juga terletak di Kawasan kuliner Pantai LLBK. Koepan Festival (terakhir tahun 2018) merupakan event tahunan perlombaan Tari kreasi daerah NTT sebagai ajang lomba tari bagi kaum muda&pelajar yang bertujuan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya NTT, pagelaran Koepan Festival bertempat di Kawasan kuliner Pantai LLBK.









