Buka Pelatihan Kriya Dispar Kota Kupang, Wawali Serena: Tidak Sekedar Belajar, Ini Kesempatan Buka Peluang Kerja

Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Kupang menggelar kegiatan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata melalui Pelatihan Kriya Rajutan Kombinasi Tenun NTT kepada 25 peserta yang terdiri dari 6 pelaku usaha Ekonomi Kreatif Kota Kupang , 11 Ibu rumah tangga dan 8 kaum Milenial Kota Kupang pada 19 hingga 20 Juni 2025, bertempat di Hotel Naka Kota Kupang.

Selama dua hari para peserta akan mendapatkan pelatihan keterampilan kriya berkaitan dengan keterampilan pemasaran produk secara digital (Digital Marketing), maupun Praktek secara Digital.

Turut dihadiri oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Kupang, Dokter Widya Cahya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josefina M. D. Gheta, S.T., M.M., dan Sekretaris serta sejumlah Kepala Bidang di Dinas Pariwisata Kota Kupang, Kegiatan Pelatihan Kriya Rajutan kombinasi Tenun NTT dibuka oleh Wakil Walikota Kupang, Serena Cosgrova Francies, S.Sos., M.Sc.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang memberikan karya/produk kriya rajutan sebagai cindera mata kepada Wakil Wali kota Kupang dan Ketua Dekransda Kota Kupang.

Penanggung Jawab Kegiatan, Margaritha Salean, S.E., M.A.P., dalam laporan kegiatan menyampaikan, Program Pengembangan Kapasitas Pelaku Ekonomi Kreatif di Kota Kupang sampai saat ini dapat dikatakan masih belum maksimal, salah satunya disebabkan oleh belum maksimalnya Pelatihan yang diberikan kepada Pelaku Ekonomi Kreatif yang ada di berbagai wilayah yang ada di Kota Kupang sehingga Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Pariwisata merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam upaya peningkatan produktifitas melalui inovasi produk.

Karena itu, lapor Margaritha, Dinas Pariwisata Kota Kupang akan mengadakan pelatihan Keterampilan Kriya Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif di Kota Kupang secara berkelanjutan.

Margaritha menyampaikan, kegiatan pelatihan kriya yang dilakukan pihak Dinas Pariwisata Kota Kupang merupakan langkah positif yang dapat memberikan motivasi, terutama bagi para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Kota Kupang, dalam upaya menciptakan peluang produk-produk usaha yang diharapkan mampu bersaing dengan pelaku ekonomi kreatif yang lain sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membantu usaha pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josephine M. D. Getha, S.T., M.M., memarken beberapa produk kriya rajutan hasil karya beberapa UMKM di Kota Kupang.

Wakil Wali Kota (Wawali) Kupang, Serena Cosgrova Francies, S.Sos., M.Sc., dalam sambutannya untuk membuka kegiata menyampaikan apresiasi kepada pihak Dinas Pariwisata Kota Kupang karena menyelenggarakan pelatihan bari para pelaku usaha kriya di Kota Kupang.

Wawali Serena menyampaikan, pelatihan yang diselenggarakan oleh pihak Dinas Pariwisata Kota Kupang ini tidak sekedar memberi kesempatan untuk belajar, tetapi sekaligus memberi kesempatan kepada para pelaku usaha kriya untuk membuka peluang kerja baru dalam bidang kriya.

Wawali Serena menegaskan, perkembangan teknologi informasi digital bisa dimanfaatkan untuk membantu memasarkan berbagai produk kreatif berbahan tenunan yang dihasilkan sehingga momentum belajar yang disediakan oleh pihak Dinas Pariwisata Kota Kupang bisa dimanfaatkan oleh para peserta untuk meningkatkan keterampilan mereka.

“Pelaku UMKM juga harus menjual produknya dengan startegi pemasaran digital yang baik. Setelah diberi pelatihan, silahkan pakai media sosial seperti tiktok, facebook, shopee, marketplace, maupun e-comerce lainnya untuk pasarkan produk yang dihasilkan.”  tegas Wawali Serena.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *